October 23, 2019

Sejarah HIPPI

Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia atau disingkat HIPPI didirikan oleh Bapak Harsono Badai Samudera di tahun 1976 di Jakarta. Dalam perkembangannya keberadaan HIPPI didukung juga oleh Bapak H. Probosutedjo, sebagai pembinanya.

Sedangkan HIPPI di Jogja atau HIPPI DIY dibentuk pada tahun 1979. Pada waktu itu yang menjadi pengurus diantaranya (alm) Bapak Anggawartono dan (alm) Bapak Amri Yahya.

Kemudian pada tahun 1990-an akhirnya diadakan Musyawarah Daerah (Musda). Pada saat itu Dr. H. Soemadi M. Wonohito, S.H. terpilih sebagai Ketua Umum, dengan Bapak Yahya Umbara sebagai sekertaris jendralnya.

Tahun 1992 HIPPI menggelar Rakernas di Bandung. Memang pada saat itu HIPPI masih banyak bergerak di bidang policy, menjadi penyeimbang keberpihakan pemerintah antara pengusaha konglomerat dan pengusaha UKM. Pada saat itu HIPPI menuntut kepada pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi UKM untuk mendapatkan porsi pendanaan kredit sebesar 30 persen yang semula kurang dari 4 persen. Karena saat itu 96 persen lainnya banyak diperuntukkan bagi pengusaha konglomerat. Pada saat itu ketua umum DPP yakni Bapak Hadi Imam Taufiq.

Pada tahun 1996, khusus di Yogyakarta diadakan Musda yang akhirnya Bapak Soemadi M. Wonohito diganti oleh Bapak Hartoyo Efendy sebagai Ketua Umum DPD Yogyakarta.

Tahun 1998, bertepatan saat keruntuhan Orde Baru, terjadi peralihan pengisi kursi Ketua Umum DPP HIPPI dari Bapak Hadi Imam Taufiq ke Bapak Suryo Bambang Sulistyo.

Pada saat Bapak H. Probosutedjo masih menjabat sebagai ketua Umum, Sekertariat HIPPI di Yogyakarta berada di Dalem Probosutejan. Tetapi seiring surutnya Bapak Probosutedjo di tahun 2002, akhirnya HIPPI DIY vakum. Sampai pada tahun 2006 awal, Bapak Suryo B. Sulistyo selaku Ketua Umum meminta untuk HIPPI DIY aktif kembali.

Pada tahun 2006 diadakan kembali Musda, yang akhirnya mengangkat Bapak Indro Kimpling Suseno sebagai Ketua Umum. Pada saat itu Bapak Hartoyo Efendy masih menjabat sebagai Ketua Umum DPD HIPPI jogja. Akan tetapi pada saat itu sudah dibentuk 5 DPT yang meliputi 4 kabupaten 1 Kota.Sudah terbentuk pula 5 Koprasi yaitu KOPINDO (Koprasi Pribumi Indonesia) di tiap-tiap wilayah DPT.

Setelah tahun 2006, Bapak Amiseno Sanjaya yang mendapat amanah dari bapak Suryo B. Sulistyo berusaha semaksimal mungkin untuk menegakkan kembali HIPPI di Yogyakarta dengan menghubungi para anggota HIPPI. Hingga diadakan Musda kembali di Yogyakarta dengan mengangkat bapak Indro Kimpling Suseno sebagai Ketua Umum.

Kepemimpinan Bapak Indro Kimpling di HIPPI yogyakarta hanya berjalan kurang lebih selama satu setengah tahun. Kemudian digantikan oleh Bapak Wawan Hermawan. Hingga tahun 2012 akhir, Kursi kepemimpinan HIPPI beralih ke Bpak Ir. Sumartoyo.

Sampai pada tanggal 10 September 2019, Musda HIPPI Yogyakarta digelar kembali dan kepemimpinan Ketua Umum DPD HIPPI beralih dari Bapak Ir. Sumartoyo kepada Bapak Dr. Sarbini, yang juga akrab dipanggil Mbah Ben.

(Sumber: Penuturan dari Bapak Ir. Amiseno Sanjaya)