“Konsep Pemasaran ‘4C (Co-creation, Currency, Communal Activation, Conversation)’ bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Era Ekonomi Digital”

Tujuan organisasi atau perusahaan akan tercapai dengan lebih efektif ketika menerapkan konsep pemasaran. Menurut William J. Stanton, konsep pemasaran adalah suatu falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsep merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Konsep pemasaran merupakan kunci bagi sebuah organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan dari organisasi tersebut dalam hal menciptakan, menyerahkan, menghantarkan dan mengkomunikasikan nilai-nilai pelanggan kepada sasaran pemasaran yang dituju. Konsep pemasaran dasar yang banyak diketahui dalam dunia pemasaran adalah konsep pemasaran 4P yaitu; Product (produk), Price (harga), Place (tempat atau distribusi), Promotion (promosi) atau dikenal juga sebagai Marketing Mix.

Pada implementasinya, 4P menjadi alat pemasaran yang hanya berorientasi pada produk, sehingga belum menjangkau nilai pelanggan. Ketika 4P dirancang dan diselaraskan secara optimal, penjualan menjadi kurang menantang karena pelanggan pada akhirnya hanya akan tertarik pada proporsi nilai sebuah produk. Bauran pemasaran 4P kemudian mengalami evolusi yang lebih berfokus pada kepentingan pelanggan atau bagaimana marketer menempatkan sudut pandang dari sisi pelanggan mereka seiring dengan konsep ekonomi digital yang mana pelanggan menjadi terhubung secara sosial satu sama lain dalam jaringan horizontal komunitas.

Menurut Philip Kotler, 4C, yaitu; Co creation (menciptakan bersama), Currency (mata uang), Communal Activation (aktivasi komunal) dan Conversation (percakapan) lebih relevan dengan era yang sedang bertranformasi ke era digital.
Strategi yang pertama dari 4C adalah Co-creation, dapat diartikan sebagai strategi menciptakan produk baru dengan melibatkan pelanggan ketika gagasan produk baru terbentuk. Pendekatan tersebut dapat membuat produk menjadi lebih unggul karena melibatkan pelanggan sehingga lebih mampu menyesuaikan keinginan pelanggan. Produk yang diluncurkan juga akan dapat meraih kesuksesan di pasar pelanggan.

Strategi yang kedua yaitu, Currency. Dalam sebuah ekosistem digital, harga suatu produk ditentukan dengan pemahaman mata uang yang selalu berfluktuasi sesuai dengan permintaan pasar sehingga harga produk akan selalu dinamis sesuai dengan kemampuan pasar. Selanjutnya adalah Communal Activation atau dalam konsep 4P dikenal sebagai Place. Dalam konsep 4C, Communal Activation tetap memikirkan bagaimana kita bisa mendapatkan tempat yang bagus dan strategis di pasar dalam ekosistem digital dimana kecepatan menjadi faktor penting bagi pelanggan dalam keputusan pembelian. Pada strategi ini, perusahaan hanya sebagai platform saja, sedangkan produk yang diperdagangkan adalah milik pelanggan.

Strategi yang terakhir adalah Conversation, yang mana ini merupakan upaya untuk menciptakan percakapan, baik antara produsen dengan konsumen maupun konsumen dengan konsumen lainnya. Strategi ini berbeda dengan Promotion dalam 4P yang sifatnya satu arah dan atas bawah.
Sejumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini mulai tumbuh dengan baik dan beberapa sudah terhubung ke ekosistem digital walaupun masih ada UMKM yang belum beralih dari offline ke online. Apalagi selama pandemi Covid-19 ini, telah banyak UMKM yang mampu beradaptasi dengan membuat produk-produk yang dibutukan pelanggan, misalnya saja kebutuhan makanan pokok dan makanan siap saji yang diperdagangkan secara online. Jika dilihat sebenarnya strategi tersebut sudah mulai merujuk pada konsep pemasaran 4C. Pelaku UMKM sudah memiliki kemampuan membaca keinginan pelanggan dengan melibatkan pelanggan dalam penyempurnaan inovasi produk yang mereka jual.

Penentuan harga produk juga dinamis dengan menyesuaikan kemampuan pasar, kemudian dalam memasarkan produknya mereka menjaring mitra bisnis supaya produk menjadi lebih dekat dengan pelanggan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas dalam konsep pemasaran 4C perusahaan atau organisasi hanya sebagai platform atau penyedia produk yang diperdagangkan, menjaring mitra dalam berbisnis sangat disarankan dalam konsep ini karena produk yang diperdagangkan adalah milik pelanggan dan yang sangat dekat dengan mereka. Menerapkan komunikasi dua arah atau komunikasi yang baik dan terbuka antara pihak produsen dengan konsumen juga dapat membangun konsep pemasaran di era digital yang optimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *