“PKM UMBY Berikan Bibit Empon-empon 1 Ton ke Karang Taruna Yodha”

HIPPIJOGJA.COM (Bantul)-Musim kemarau hampir berakhir berganti musim hujan. Petani yang akan menanam empon-empon seperti temulawak, kunyit kuning dan kunir putih biasanya mulai menyiapkan bibit maupun lahan. Bibit yang siap tanam ditandai dengan bibit empon-empon mulai tumbuh tunas. Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari UMBY yang diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P., Rabu, 29/9/2021 menyerahkan bibit empon-empon, peralatan pertanian dan pupuk kepada Karang Taruna Yodha Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta.

Acara tersebut bertepatan dengan ulang tahun Karang Taruna Yodha yang ke-6 dan dihadiri Kepala Desa Argomulyo dan pamong desa serta seluruh anggota Karang Taruna Yodha. Bibit empon-empon 1 ton berupa bibit kunir putih, temulawak dan kunyit kuning secara simbolis diterima ketua karang taruna Tugiyanto yang disaksikan oleh anggota karang taruna dan Kepala Desa Argomulyo Bambang Sarwono, S.Si., Apt. Selain membantu bibit, Tim PKM UMBY membantu peralatan pertanian seperti cangkul dan garpu.

Bantuan bibit ini terkait bantuan peralatan pengolahan empon-empon yang sudah diserahkan pada saat pelatihan dan praktek (diklat).
Diklat telah dilakukan di bulan Maret 2021 yaitu penyuluhan tentang budidaya empon-empon oleh Dra. Umul Aiman, M.Si., dan manfaat empon-empon oleh Prof. Dwiyati. Beliau menjelaskan manfaat empon-empon dapat meningkatkan daya imun agar terhindar dari virus corona. Empon-empon khususnya kunir putih jenis mangga atau temu mangga bermanfaat menormalkan diabet, kolesterol tinggi, tensi tinggi dan asam urat. Temu mangga biasa digunakan sebagai lalapan oleh masyarakat. Prof. Dwiyati juga menyampaikan bahwa kunir putih jenis mangga bagus untuk membantu mencegah dan menonaktifkan sel tidak normal (kanker/ tumor/ kista). Selain itu juga Prof. Dwiyati juga menyampaikan cara pengolahan empon-empon dan cara pengemasan yang baik.

Materi Good Manufacturing Practice (GMP) disiapkan oleh Dr. Ir. Bayu Kanetro, M.P., tentang cara produksi makanan yang baik agar aman, bermutu dan layak dikonsumsi. Dr. Bayu sebagai ketua TIM PKM menjelaskan bahwa GMP berisi penjelasan mengenai persyaratan minimum yang harus dipenuhi pada seluruh mata rantai makanan, mulai bahan baku sampai produk akhir GMP juga membantu jajaran manajemen untuk membangun sistem jaminan mutu yang baik. Salah satu ruang lingkup GMP yaitu pengendalian proses, yang terbagi menjadi 3 yaitu Pengendalian preproduksi, Pengendalian proses produksi dan Pengendalian pascaproduksi. Ketiga proses pengendalian tersebut harus dilaksanakan agar menghasilkan produk yang bermutu baik serta aman dikonsumsi.

Kepala Desa Argomulyo sangat berterimakasih pada Tim PKM UMBY yang telah memberikan support Karang Taruna Yodha. Demikian juga Tugiyanto berterimakasih atas bantuan bibit dan segera mempersiapkan lahan agar awal musim hujan siap dilakukan penanaman. Semoga Karang Taruna Yodha semakin maju, berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat, ungkap Mas Tugiyanto mengakhiri sambutannya. (Foto : Istimewa. Liputan : AGS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *