“SHOPPURAMEN, JAJANAN KHAS JEPANG ADA DI JOGJA”

HIPPIJOGJA.COM – (Yogyakarta). Alun-alun kidul atau dikenal dengan alkid memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Yogyakarta. Masyarakat dapat menghabiskan waktu bersama teman, saudara, pasangan atau bahkan keluarga dengan mencoba jajanan yang di jajakan di sepanjang wilayah alkid ini. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat sekalipun dapat di temui dengan mudah. Salah satunya adalah Shoppuramen yang menjual ramen khas Jepang.

“Perbedaan Shoppuramen di alkid ini dengan warung ramen yang lain yaitu cita rasa yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, khususnya Yogyakarta. Kalau ramen asli Jepang biasanya agak hambar, kalau ramen saya ini sudah saya sesuaikan dengan lidah Indonesia jadi ada rasa manisnya dan gurihnya juga, jadi lebih masuklah di lidah orang Indonesia, khususnya Jogja,” kata Abi pemilik Shoppuramen kepada Hippijogja.com, Kamis (17/9/2020).

Yattai (kedai) dari Shoppuramen dibuat mirip dengan kedai-kedai ramen yang ada di Jepang. Abi menjual shoppuramen dengan harga cukup terjangkau yaitu mulai dari 10.000 rupiah. “Mungkin ramen ini bisa dikatakan ramen termurah se-Jogja, jadi target pemasaran ramen ini untuk semua kalangan dan usia, karena lokasi disini ramai,” jelas Abi.

Meskipun usaha Shoppuramen baru dirintis pada akhir bulan Agustus 2020, usaha ini sudah dapat dikatakan sukses. Karena Abi sudah persiapan untuk membuka kedai lainnya yang berlokasi di Klitikan di bulan Oktober nanti. “Sebelum membuka kedai ini, dulu saya sudah mencoba berbagai bisnis mulai dari angkringan, online shop, studio music, coffe shop dan menurut saya alhamdulillah baru ini yang progressnya cukup menjanjikan untuk kedepannya.” ungkap Abi.

Shoppuramen di masa pandemi ini mulai dibuka dari pukul 16.00 hingga 20.00 wib, karena batasan pemerintah yang mewajibkan semua pedagang buka dan tutup sesuai jadwal yang ada. Namun untuk kedepannya, Abi tidak akan menargetkan waktu untuk jam tutupnya. Sebab pada saat ini waktu tutup tidak pasti sebab dikondisikan dengan stock jualan. Hal ini dilakukan karena bahan yang digunakan fresh sehingga terjaga kesegarannya. Untuk modal awal Abi memanfaatkan apa yang sudah ada dirumah misalkan kompor, wadah plastik, gelas, piring. Hal ini memperkecil modal awal yang tadinya jika barang-barang dapat baru dibeli dengan harga 7.000.000 karena memanfaatkan barang-barang yang ada, modal awal hanya menjadi 4.000.000-an.

Abi juga membuka peluang bagi siapa saja pemodal yang ingin melakukan friendchase yaitu dengan mengeluarkan modal 10.000.000 untuk mendapatkan resep, stand, serta barang-barang baru. “Kalau selama ini yang telah berjalan biasanya mitra punya lokasi dan modal kita yang mengelola nanti bagi hasil 40% untuk kami 60% untuk mitra,” jelas Abi.

Untuk promosi dan pemasaran Shoppuramen memiliki akun facebook dan Instagram dengan id: SHOOPURAMEN sehinga diharapkan usaha ini dapat dikenal oleh lebih banyak orang. (DS/HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *