“WISATA NUSANTARA BANGKIT, JIKA PROSEDUR DI PERMUDAH”

HIPPIJOGJA.COM. (Yogyakarta). Dimasa pandemi covid -19 ini merupakan masa sulit bagi para pelaku usaha di bidang industri wisata. Bahkan guna mencukupi kelangsungan hidup keluarga para pelaku wisata dengan berbagai cara dan usaha lain telah ditempuh walau hasilnya tak menentu. Sampai kapankah semua ini akan berakhir ?

Lain daerah lain cara dalam menangani pandemi ini dan mensikapinya, sehingga yang di butuhkan di masa covid-19 ini diantaranya yaitu kepastian prosedur syarat yang sama antar daerah dalam memerapkan penanganannya. Jika pariwisata nusantara mau bangkit, maka sebaiknya berikanlah kelonggaran kemudahan tanpa ada syarat-syarat administratif yang berdampak penambahan biaya wisata, seperti Rapid Test atau surat keterangan sehat.

“Kami para pelaku wisata sangat mematuhi prosedur pemerintah yang telah menerapkan protokol kesehatan disegala lini bidang usaha, baik dari BPW (Biro Perjalanan Wisata), BUS WISATA , HOTEL, RESTO, ARTSOP atau PUSAT OLEH-OLEH. Bahkan asosiasi daerahpun sudah gencar melakukan simulasi mandiri serta sekaligus mensosialisasikan ke para wisatawan dan juga ke masyarakat pada umumnya,” ujar EDO NARDI saat diwawancarai HIPPIJOGJA.COM, Sabtu 22/8/2020.

Inilah kepedulian para pelaku wisata nusantara yang tergabung dalam GAPATARA (Gabungan Paguyuban Travel Agent Nusantara). Jadi para pelaku wisata nusantara kurang setuju dengan wajib rapid test Covid-19 bagi mereka yang hendak berwisata.

“Kurang setuju karena dengan penerapan rapid test bagi wisatawan Domestik, Kita menganggap bahwa rapid test Covid-19 tidak mutlak menentukan seseorang terpapar virus corona baru. Lagipula, itu tambah membebani biaya dan waktu bagi yang akan berwisata, semoga pemerintah meninjau ulang penerapan wajid rapid test tersebut,” kata EDO NARDI Ketua GAPATARA.

Dengan wajib dan patuh menerapkan protokol kesehatan selama masa uji coba terbukti lancar dan aman. Bangkit pariwisata nusantara, maju dan sejahtera ekonomi warga. (Arya Ariyanto)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *